Mia tetap melanjutkan membasuh paha dan kaki walaupun sekali-sekali saya menangkap matanya melirik kearah kontol saya.“Mau dibersihkan selangkangannya?” tanya Mia. Iya, sudah jauh lebih baik” kata saya dengan tersenyum. Bokep Saya masih nonton TV untuk menunggu suster shift malam datang. Mia menggosok dada, punggung dan lengan saya. Saya wanti-wanti mereka untuk tidak memberitahu kakak atau saudara saya karena tidak mau diganggu selama diopname.SelasaJam 5:45 pintu kamar saya terbuka, seseorang membawa sarapan disusul oleh seorang pria yang membawa kotak putih, rupanya ia perlu mengambil darah saya untuk dibawa ke lab. Kembali suster Mia menawarkan untuk membersihkan daerah selangkangan, saya perbolehkan.Kontol saya masih terkulai lemas. Terasa bulu-bulu kemaluan Mia disekitar vaginanya. Selesai sarapan kembali saya tertidur. Pintu kamar saya terbuka dan tiba-tiba yang muncul bukan Mia melainkan suster lain yang sama sekali tidak menarik.“Aarggh, shit, who the hell are




















