Seret dan meleset. Bokeplive Aku ingat akan kata-kata ibuku yang memintaku untuk belajar sungguh-sungguh, demi diriku sendiri dan demi ibuku. Tanganku menyusup ke bajunya setelah kancing-kancingnya aku lepaskan. Bra yang dikenakan Yo berwarna krem, berukuran 34B. Aku sadar dan bisa mengerti. Di negeri orang inilah aku mengenal arti hidup sesungguhnya. “Aku sayang kamu Yo… Aku juga pengin. Kami banyak ngobrol dan aku semakin tertarik dengan dia (walaupun dengan niat cuma iseng). Malam itu (atau lebih tepatnya pagi dini hari) kulewati dengan makan bersama Jeanne (masakannya enak lho!) dan aku menginap di apartemennya.Pagi itu aku bangun dengan pikiran yang berkecamuk. Pikiranku melayang ke masa laluku.Aku dilahirkan tahun 1969, anak tertua dari 2 bersaudara. “Why are you crying…?” Jeanne mengusap setetes air mata yang menetes dari mataku saat bertanya kepadaku. Aku memeluknya.“Frank… aku pengin, tapi aku takut!” kata Yo.




















