Aku menyetujuinya dan masuk ke dalam rumahnya.“Silakan duduk, Mas. Aku juga mengantarkan Niken pulang ke rumahnya yang sebetulnya tidak terlalu jauh dari letak kosanku. Bokep Niken meremas dan menarik rambutku dengan gemas karena kenikmatan yang ia rasakan. “Sini dong mas duduk dulu sambil nunggu hujanya reda. Masih dgn posisi berdiri, aku pun menarik tangan Niken dan mengarahkannya ke celana ku. Ia segera membuka celana ku dengan bibirnya yang tak mau lepas dari bibirku. “Aaargh, nikmat sekali sayang! Penisku keluar masuk dengan irama pelan. Ditambah responnya yang baik untuk setiap pertanyaanku membuatku betah berlama-lama mengobrol dengan Niken.Kedekatanku dengan Niken yang hanya sebatas BBM-an pun semakin baik. Jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor Niken tersebut. Celana ku terbuka, batang kemaluanku yang sudah mengeras dari tadi pun keluar dari tempat persembunyiannya. Sebelum pulang, aku meminta kartu namanya.
















