Lelehan darah membasahi lantai di bawahnya mengalir bersama sisa air ke saluran pembuangan air. Bokeplive Kedua kaki indah Jill melingkar erat di pinggang Pak Fahri. Pelanggan yang memang sudah tahu jam buka dan tutupnya warung bakso pak Fahri, satu persatu meninggalkan tempat itu sehabis mengisi perut mereka. Didorong rasa simpati dan kasihan, Jill ingin sekali membuat pria yang sangat baik dan sopan seperti Pak Fahri senang. Yahh… anggap saja gajinya buat kamu tabung untuk ongkos pulang kembali ke kampung. Diperlakukan seperti itu, tentu membuat desahan nikmat Jill semakin terdengar keras. Kalau Non gak keberatan, berbaring aja di sini, biar Bapak bersihin” katanya sambil menepuk-nepuk meja marmer itu.Jill terdiam sejenak, aneh juga harus melakukannya di meja jagal. Kembali darah tercurah membasahi meja. Anehnya warung yang ramai itu hanya dijalankan oleh mereka berdua, memang terkadang ada karyawan lain yang




















