Luna Star is home alone and horny, and when her masturbating leads to some surprise squirting, she grabs the nearest glass to collect the evidence! Moments later Steve Holmes comes home from a run and he’s thirsty… Bokeplive uh oh! Steve sees the glass and attempts to take a sip, but Luna intervenes without an explanation, just in time. Steve’s curious though and when he finds out what he’s holding, he can’t help but want a taste… and when Luna sees how much Steven enjoys her sweet pussy juice, she’s just gotta let him have it straight from the source!
Keringatku menetes-netes deras.“Siapa kalian ini sebenarnya..?” tanyaku memberanikan diri.“Diam..! Tami tertawa ngakak sambill membawa alih mengocok zakarku bersama buas.“Gantian…!”ujar Dian menukar posisii Tami. jangan sampai.. Kulihat selintas datang Dian & Tami yg pun telanjang bulat. Tetapi kondisiku tak jauh beda bersama disiksa tadi. Jiwa & ragamu. Bergegas saya serentak turun & kuperhatikan sejenak taxi sudah menghilang di tikungan jalan. Batu bara yg tertimpa minyak & jus tomat itu mengeluarkan asap panas yg serentak membakar kulitku. Kuperhatikan jam tanganku telah menunjukkan pukul 23:45 pas. Namun saya senantiasa mengawasi kemajuanmu dalam bertanding binaraga. Bahkan saya sanggup menyaksikan, bahwa Tami tidak memakai BH. Ngerti..!” bentak Tami mencambuk dadaku & punggungku dgn cambuk yg berupa lima utas kulit yg ujungnya terdapat bola berduri. Taxi tetap melenggang di atas aspalan Sudirman disaat nomer Mobile Phone itu muncul lagi di monitor HP-ku.





















