Entah itu dilakukan karena merasa risih dengan rambutnya yang tergerai sebahu atau memang sengaja ingin menggodaku.“Wooww seksi sekali kamu mbak…” teriakan hatiku yang memicu kontolku kembali berkedut seolah masih bergejolak mencari kenikmatan.Aku tak kuasa menahan nafsuku yang mulai bangkit kembali. Perlahan kulepaskan gengaman tangannya dan mengambil posisi memeluknya. Bokeplive Bahkan ibuku pun tampak menyayangi mbak Ratih. Suasana yang melow mulai membuatku melontarkan kata-kata yang bodoh kala itu.“Kalo mas Adam sayang sama saya kenapa saya disuruh pergi dari sini?” tanyanya balik. Hingga tiba-tiba ia menggelengkan kepalanya.“Terus kenapa mbak Ratih terdiam dan masih sedih?” tanyaku lagi. Tidak semua usaha bisa bejalan dengan mulus, gonta ganti bidang sudah aku alami. Kutarik tubuhnya hingga sekarang posisinya seolah duduk bersimpuh diatas perutku.










