“ehh..Farida ..ehh..oom….”jawab Farida “baru ya disini…..” tanya pak burhan “ini emang hari pertamanya dia oom…” Neti yg menjawab ditimpali dengan anggukan kepala Farida.“ooh…..bagus..ayo…..langsung ke dalam…oom udah pegel pegel nih…” kata pak burhan sambil menarik tangan Farida masuk ke sebuah kamar. Bokep “hahahah..bagus..bagus…kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu diterima……”kata oom Eko senang. Ditengah kegelisahannya datanglah seorang teman Farida menawarkan pekerjaan yang kiranya hasilnya lumayan banyak. Namun keadaan ekonomi keluarganya sangat berbalik dengan kecantikannya, ekonominya bisa dikatakan sangat kurang, untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan untuk membayar kuliahnya setiap hari dia selalu sibuk dengan rutinitas pekerjaannya. Farida pun menjadi gelisah dengan keadaan itu. Eko tidak segera melepaskan genggaman tangannya,ia menatap Farida bagai sedang menaksir sebuah karya seni. Panggil saja Farida, gadis muda, cantik, manis dan seksi.




















