minggu depan saya akan ke Jakarta menemuinya.Beberapa menit kemudian, berahiku yang tadi menggebu-gebu mereda. Bokep Good Bye, School! Duren kembali mencumbu bagian wajahku.Aku mulai berpikir. Cihuy lagi! By the way, what is it with cigarettes and Indonesian people?Setelah berbasa-basi, saya menyerukan, “Ikut main!” Beberapa cowok memandangku & tersenyum, yang lain lebih konsentrasi ke kartu di tangannya. Apa maksudnya? Di suatu hotel di JakartaMalam hari di atas ranjang, saya merenungkan Duren yang sedang berbaring di sofa, tak berselimut atau berbantal. andai musik jazz di latar belakang diubah menjadi freestyle/house music, rasanya saya bisa menari-nari mempertunjukkan strip show.Aku berdiri di tengah-tengah mereka menggantikan kartu-kartu menelanjangi diriku sendiri, sambil meliuk-liukkan pinggulku saya singkapkan kemolekan satu persatu anggota tubuhku dari yang “wajar-wajar saja” ke yang paling private, semuanya terungkap tak menyisakan sedikitpun tanda tanya dalam imajinasi mereka.Lalu berakhir dengan saya di




















