Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Bokep Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.*******Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. “Ini dia mujahidah (*) ku!” pekik hatiku. Dug! Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Tapi Abi kan manusia biasa.




















