Jam setengah dua siang aku baru habis makan di warung nasi depan. Bokeplive Aku adalah seorang perantau.di jakarta, Namaku hendro. Takut. Mba indah di muka pintu rumahku, sementara aku lebih masuk kedalam. Aku tinggal di rumah petak bersama kakak perempuan di selatan Jakarta. Dan entah apalagi perasaan yang berkumpul jadi satu. Mati kutu aku tidak berkata-kata lagi. “ada apa mba?”“ade kecil kamu bangun ya?”
Gila…. yang mengajariku adalah seorang wanita setengah baya berstatus istri orang bernama bu Irma. “wah keras banget dro.” Mbak irma berbisik pelan. Tangan kananku menggangkat roknya hingga menampakan celana dalam warna putih. “dro kalo mau ngintip dari sana”katanya menunjuk
Sontak saja aku kaget. Yah meskipun dia memakai rok tapi kalo liat dia sambil jalan membetulka posisi celana dalam, terangsang juga. Mulutnya langsung turun ke bawah. Retno yang di maksud adalah kakakku, memang setelah lebarn ini




















