Belum lagi kalau aku berdiri di hadapannya (saat memberi instruksi), ia selalu memperhatikan bagian bawah perutku, mula-mula aku risih dibuatnya, karena takut kalau-kalau ketahuan oleh isteriku, tapi saat kupandang wajahnya, ia malah tersenyum-senyum genit. Bokep “Baik Pak”. Coba kamu periksa lagi ruang-ruang kelas yang ada. Beberapa menit kemudian, aku merasa sudah tidak tahan lagi. Beberapa menit kemudian, aku merasa sudah tidak tahan lagi. “Bapak mencari ini ya…”, tiba-tiba terdengar suaranya sayu sambil menunjukkan kantong kecil putih di tangannya. Wah…, kalau begini, bisa panjang nih urusannya…, pikirku ngeres.Dan ternyata benar! Saya mau ke kamar kecil sebentar”. “Baik Pak”. “Aduh, lelah sekali rasanya hari ini”, keluhnya pelan.




















