Pak Irfan mendekatkan wajahnya pada selangkangan Sherin lalu menjulurkan lidah menjilati bagian celana dalam yang basah itu sehingga tubuh gadis itu menggeliat. Bokep Matanya melihat sekelilingnya dimana ketiga lelaki itu manatapnya dengan mata nanar. “Hei…omong apa tadi ?! Jabir yang mengetahui Sherin sudah terangsang berat itu semakin bernafsu, frekuensi genjotannya semakin kencang, tangannya juga meremasi pantat dan payudara gadis itu.“Ternyata Non ini bener-bener lonte yah, awalnya nolak sekarang malah keenakan hehehe !” ejek Pak Udin sambil meremas sebuah payudaranya.Sherin tidak menghiraukan hinaan itu karena bukan hal baru baginya, malah kata-kata merendahkan itu membuatnya makin bergairah. “Sore Pak” Sherin balas menyapa dan tersenyum kecil “Ini Pak , titipan dari papa, bener kan?”
“Ah…iya Non bener ini, makasih yah !” kata Pak Irfan seraya menerima amplop itu. Pak Udin berdiri di hadapannya dan mulai melepaskan celananya. Diambilnya amplop coklat yang




















