Perlahan aqu turunkan celana dalamnya, dia bilang jangan bilang sama siapa-siapa ya terutama kakak. Karina bekerja diperusahaan yg bergerak dibidang yg sama dgn tempatku bekerja tetapi berbeda perusahaan. Bokeplive Tanya Karina.“Eeemmmm….oke deeh mas temenin” jawabku.“Makasiiih mas” ucap Karina dgn wajah senang terpancar diraut mukanya. Kami berciuman cukup lama dan aqu dengar nada nafasnya mulai tak beraturan, tangan aqu mulai merambat ke daerah sekitar toketnya. Setelah aqu sampai dicafe, Karina sudah menunggu disitu.“Maaf telat Karin, udah nunggu lama ya??” tanyaqu sembari cipika cipiki.“Enggak kok mas, baru sebentar terus mas Datang” jawabnya.“Ooowh,,, yaudah pesen makanan dulu Karin” ucapku.Sembari menunggu makanan yg kita pesan datang, kita ngobrol kemana-mana, sampai akhirnya Karina membuka pembicaraan“Mas kalo sama kakak Rini (istriku) biasanya sehari melaqukan hubungan ranjang berapa kali mas??” tanya Karina.“Lhoh lhah…kamu kok tiba-tiba tanya begitu Karin??” tanyaqu balik.“Gak papa mas, Cuma pingin




















