Saya bangkit dari tempat tidur untuk pergi berkumur. Bokeplive Dia tertawa melihat saya kebingungan. Walaupun masih ragu-ragu, saya lakukan seperti yang disuruh olehnya. Bahkan sampai anak kami lahir dan kini usianya sudah mencapai dua tahun. Hanya Roy ajarkan kalau mau menulis tekan tombol ini. Katanya untuk saya. Saya mengerang sakit. Temannya ini tidak seganteng dirinya, tetapi sangat macho. Walupun dengan terhuyung-huyung, saya bangkit dari tempat tidur, mengenakan pakaian saya seadanya dan pergi ke kamar saya. Sesudah nafasnya menjadi tenang, dia melakukan apa yang sudah sangat saya tunggu-tunggu. Benar, saya hanya minum sedikit. Kemudian dengan lembut menyuruhnya untuk berhenti. Kini saya dapat melihat bahwa Roy berdiri diatas kedua lututnya diatas tempat tidur dihadapan saya.




















