Yo memekik dan menangis di pelukanku. Bokeplive Kupeluk Jeanne dengan mesra dan kulanjutkan tidurku.TAMAT Tentu saja dia menolak, tapi kupaksa karena aku sudah mata gelap. Bayangkan, tidak ada yang perduli, kost dan hidup sendiri, punya banyak uang (yang aku tahu itu adalah uang haram hasil korupsi ayahku), mau apa lagi? Aku turuti kata-kata ibuku. Aku menggerayangi tubuh Yo, dan dia tidak menolak. Entah siapa yang memulai duluan, akhirnya kami terlibat dalam suatu ciuman yang mesra, hangat dan sangat intim. Setelah kutunjukkan kemampuanku pada semester pertama kuliah, akhirnya semester berikutnya aku mendapatkan beasiswa. Perutku dengan kurang ajarnya berkeruyuk. Yo memelukku semakin erat dan air matanya mengalir. Dan yang membuatku semakin menyesal adalah aku tidak sempat melihat jenazahnya, karena telah dikuburkan di sebuah pemakaman umum di Jakarta.




















