Mulut Rida disumpal dengan celana dalamnya. Tubuh Rida mulai dijadikan bulan-bulanan. Bokep live Rida benar-benar merasa terhina. Rida hanya bisa menangis pasrah dan merintih tertahan.Ia ditunggingkan di atas lantai bambu kemudian para lelaki itu bergiliran memperkosanya. Bagian belakang bank itu memang masih sepi dan banyak semak belukar. Berarti banyak juga korban PHK kali ini.“Mau kemana Rida?”, tiba-tiba seseorang menegurnya dari kegelapan meja teller.Rida terkejut, ada Warto dan Diman. Ia memiliki tubuh yang kencang. Sementara Diman memperkosa anusnya. Gadis itu gelagapan menelannya hingga habis. Jangan Pak! Dan sesuatu yang keras mulai melesak paksa di lubang anusnya.“Akhh…, mmmhhh.., mhhh…”, Rida menangis tak berdaya.Sementara mulutnya dijejali batang kemaluan, anusnya disodok-sodok dengan kasar. Tiba-tiba Warto mencabut kemaluannya dan menarik Rida.“Ampuunnn…, hentikan Pak..”, Rida menangis tersengal-sengal.Warto duduk di atas sofa tamu. Semua lubang di tubuhnya secara bergiliran dan bersamaan disodok-sodok dengan sangat kasar.




















