Nur..? lalu Kuangkat roknya dan aku meraba pantatnya yang padat itu. Bokeplive Hampir 10 menit lamanya ketika keluar cairan putih kental membasahi liang vagina itu dan langsung kutelan habis. Kulihat di wajahnya tersenyum kegirangan. saya minta maaf kalau membuat kamu harus mengingat lagi.”“Iya.. Pantatnya yang padat dan betisnya yang berkulit putih seperti putih tepung, membuat aku merasa tersedak seakan-akan ludahku tidak bisa tertelan karena membayangi tubuh Nur yang indah itu.Tiba-tiba Nur berbalik dan kaget melihatku yang baru saja membayanginya. jangan nangis terus.. “Eh.. pada kami.”“Ya.. Nur..? “Terima kasih Pak, Santi senang sekali bisa meneruskan sekolah, terima kasih Pak, Bu.”“Ya, tapi kamu harus rajin belajar, dan kalau sudah pulang sekolah kamu harus bantu ibumu,” kata istriku sambil berpelukan dengan Santi, kulihat di wajah ibunya Nursyifa pun terlihat keceriaan.Enam bulan berlalu sejak Nursyifa dan Santi bekerja di rumah kami,




















