“Aku pikir kamu salah orang Lin.. Nggak
pa pa.. Livebokep Aku mengira dia pasti akan membicarakan masalah operasional, atau komplain tentang pengelolaan
gedung ini. “Ha? “Dan.., kamu bisa menyimpan
rahasia ngga Vito?” Aku memastikan hal itu kepadanya. oohh.. terus.. Herlin menatap mataku dalam-dalam,
seakan ingin menunjukkan ketulusan hatinya. terusin aja.. maaf.” Herlin mungkin melihat wajahku yang memerah, dia
tertawa dan berkata, “hi..hi..hi.., kenapa? “Ada yang bisa saya bantu Bu Herlin?” Aku biasa memanggil semua
orang dengan sebutan Bu, baik masih muda ataupun sudah berumur, sekedar untuk formalitas. Saya rasa Ibu sudah memiliki segalanya. Dalam kebingunganku dia berbisik, “Vito.., sudah lama
aku menantikan hal ini.., begitu lama aku memendamnya.., aku sayang kamu Vito.. Aku rela jadi istrimu yang kedua, dan lagian aku kan kerja juga, jadi kamu
ngga usah bingung masalah perekonomian..” Jelasnya panjang lebar.




















