“Ijah, sudah masak nasi belum?”“waduh aku lupa”“masak nasi tuh kan lama, bisa setengah jam, gimana sih kamu?”“Maaf mas Totok, aku lupa”“makanya dikurangin nonton sinetronya”“sekali lagi maaf mas…”“ya udah, gapapa kok, lauknya apa”“terserah mas”“kalo gitu, nugget aja yang di kulkas”“oke mas”“kalau gitu aku mandi dulu, nanti kalo udah selesai aku dipanggil ya”“nggih mas”itu adalah percakapan pendek aku dengan Ijah. setelah itu kami sikat gigi dengan cara unik. Bokep live ya seputar kehidupan aku di sekolah dan cerita dia.Beberapa menit kemudian sinetron itu di ending dan sepasang manusia berciuman yang tentunya disensor seperti hanya keliatan punggungya.“yah, kok cuma punggungnya sih?”“namanya juga di indonesia, nggak boleh diliatin”“iya mas, sinetron lain juga begitu”kemudian aku melenceng dari topik“emang mbak nggak tau ciuman”“nggak pernah mas, takut hamil”“duh ini orang goblog banget ciuman kok hamil” kataku dalam hati“mbak, ciuman itu nggak bikin hamil”“emang mas pernah










