Hari sudah beranjak malam, ketika kami putuskan untuk tetap melanjutkan Pendakian. Hampir tengah malam kami sampai di Ondorante, kabut tebal dan cuaca dingin setelah berakhirnya hujan es (hujan yang disertai bongkahan es karena air membeku) hingga kami putuskan dulu untuk beristirahat. Bokeplive “Tenang Ir, aku masih kuat kok.””Istirahat sebentar ya”Kulihat Vera terkulai lemas, badannya basah dengan keringat.Dia tersenyum padaku,”Mas aku bahagia”. “Ok honey, I give it.Tapi aku istirahat sebentar, kamu juga capek kan.Mas buat kopi dulu ya.”kataku. “Ouhhhh ahsssssss…. “Sssstt… tuh terdengar lagi kan”Iwan sedikit bergidik. aku hammpirrr keluarrrr….aaahhhhhhhhhhh”Tubuhnya mengejang,tapi aku sudah terlanjur memuncak.Tanpa banyak cakap aku berdiri, aku balik dia dengan sedikit menungging. “Tolllooooong, ada orang yang denger? “Ya sudah kita main bertiga, masuk aja aku mau buat kopi dulu biar fit.Tunggu aku ya sayang”kataku sambil mencium bibir Ira.Setelah membuat kopi, aku masuk kekamar,tak lupa aku




















