Perlahan-lahan saya merangkak menghampiri Andini. Bokep “Nggak, cuma heran aja sama lu, masuk ke dalam tanpa ngomong, buka bletser terus duduk nonton TV”
“Siapa yang mau nonton, sayakan cuma baru dateng. Rasa cemas dan bersalah timbul pada diri Andini, karena selalu menjadi bahan pertanyaan khususnya dari pihak keluarga. “Eee, enak aja!! Dalam pergaulannya, Andini juga seorang yang luwes, oleh sebab itu dia di tempatkan oleh pimpinan perusahaan di bagian marketing, yang sebelumnya adalah teman satu bagian dengan saya. Jangan konyol..” kata Andini sambil melempar bantal ke arahku. sayakan, jadi nggak enak ama keluarga lu?”. Emang sih, tadi cepet banget. Tapi enak juga.. Hmm.. “Sudah ah, sayamau mandi dulu terus tidur, besok kita kan masih kerja..” kata Andini kemudian. Sodokan-sodokan halus yang saya lakukan ternyata tetap membuat Andini tersadar dari tidurnya, yang kemudian menoleh ke arahku.“Auhh..




















