Ramah sepertinya tidak habis pikir, kenapa saya tidak mau menjawabnya. Aku pasrah Roni menciumi aku mulai dari ujung rambut sampai kakiku, dengan penuh rasa sayang dan menikmati keindahan tubuhku. Bokeplive Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan. Ramah juga tidak mau kerja ini tapi orang tua Ramah sendiri menghancurkan masa depan Ramah. Rupanya abang wartawan pantasan abang mulai dari tadi ngebut kali mendengar kisah Ramah kenapa terjun kedunia malam”.Ramah yang dari tadi nakal, kontan langsung terdiam dan membelakangi aku. Dengan kata-kata bang Roni membuat aku tidak ada apa-apanya dimuka dia aku tertunduk dan patuh pada perintahnya. Kuangkat poselku kulihat nomornya sepertinya tidak aku kenal. kujawab dengan nada yang ramah dan sopan “aku barusan di hubungi cewek kawan bapak tadi.




















