“Ya udah sana masak lagi”, begitu perintahku sama pembantuku.Akupun berdiri menuju ruang tamu.“Eh.. Livebokep “Ya udahlah, terima aja uang dendanya, selesai kan?”, akupun menjawab“Sekarang dia menuju rumah kita, karena aku bilang minta maaf aja langsung ma istriku”, jawab suamiku. Ran, aduuh… enak.. Jantungku berdebar tak karuan, aku berontak tapi dia tetap tidak melepaskan pelukannya.“cukup Randi, kamu jangan kurang ajar gini dong”, gerutuku masih dalam peluknya. “Bi… Tolong buka pintu, ada tamu”, aku menyuruh pembantuku. Diwaktu ngobrol asik pembantuku membawa minuman teh buat Randi dan aku.“Silahkan diminum Ran”, perintahku sama Randi. “Coba nikmati bu, jangan berpikiran ibu berselingkuh dari suami ibu, tapi berpikirlah bagaimana agar ini terasa indah”, begitu katanya menyakinkanku.Dilepas pelukannya dan dia memandangi wajahku. Dia terkapar di atas badanku dengan nafas ngos-ngosan demikian juga dengan nafasku yang sangat cepat.


















