pokonya aman,” kataku bersemangat bersemangat untuk berbicara dengan seorang malaikat yang satu ini.Segera Pandupun pergi untuk membeli alkohol dan makanan aditif Echa ,,, terlihat duduk bersila di atas kasur saya, dengan tangan yang selalu membelai rambut lurus, belum lagi parfum yang tercium harum Ko Ko semakin terbendung.namun menambahkan kegembiraan dalam pikiran saya juga berpikir, ini salah karena Echa adalah teman pacar saya yang terbaik, batinkupun mulai meberontak,
” Siapa namamu.???, “. Bokeplive ya Pandu,” tanyaku sambil pamrih. Pada saat negara Ko Ko tenang karena curah hujan yang rendah, sehingga kita tidak memiliki orang-orang di sekitar yang masih terjaga.Setelah sampai ke kamar mandi, aku berdiri wc duduk.aku Echa untuk melepaskan perlahan dan Echa meminta saya untuk menutup pintunya.tidak kurang akal, saya menutup pintu tapi aku tidak Squeeze.










