Dia membuka kancing bajunya tepat di area itu. Bokep Tapi kepepet sih, harus cari upa (”cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Aku turuti. Bayanganku memang menjadi kenyataan. Memejamkan mata.Lama sekali. aku kembali menutup mataku.Perjalanan ini sesungguhnya bakal menyenangkan, kalau tidak harus mendengar rengekan anak 5 tahun yang sepertinya tidak pernah diam itu. Dan dia mendesis.“jangan keras-keras,” bisiknya sangat lirih. Dapat.Jelas, ini sutra. Kain jeansnya untungnya kain yang lemas, sehingga aku bisa merasakan tekstur renda BHnya. Apalagi oleh suaminya yang hanya duduk 50 cm di seberangnya. Matanya yang bulat besar memantulkan kilatan cahaya neon di luar bus.Dia memandang ke bawah tubuhku. Aku turuti. Aku langsung tanggap. Kancing masih terbuka.“Apa kau ..?”
“Ya … . Setelah itu, aku memelorotkan celana dalamku. Kemudian dia seperti terkejut dan kemudian menarik tangannya dan kemudian melipatnya di depan dada. Tapi




















