Semoga kariermu lancar dan tetap menjadi yang terbaik. Om James pun mulai mendesah-desah sambil menggigit-gigit bibir bawahnya. Bokeplive Saat itu aku sedang duduk di sofa ruang tengah.“Tidak om!” sahutku dengan agak gugup.“Om punya tawaran bagus untuk kamu, barangkali saja kamu berminat!”Om James mengeluarkan sebuah map dari dalam kopernya. Aku tak mempedulikannya, karena aku pun sedang berada dalam puncak kenikmatanku sendiri saat itu. Aku sudah terlanjur cinta! Kami memang bukan keluarga yang kaya, kami hidup pas-pasan dengan uang pensiunan ayahku dan sedikit tambahan dari hasil kerja sambilan ibuku. Bahkan kalau perlu, orang akan berani membayar berapa saja untuk memperbaiki penampilan fisiknya, yang berakibat bisnis salon pun makin laris dan menjanjikan prospek yang sangat menjanjikan karena tidak akan ada sepinya.Barangkali kalau boleh sedikit jujur tanpa bermaksud menyombongkan diri, aku termasuk salah satu pria yang beruntung itu.




















