Ia langsung menusukkan penisnya ke dalam vaginaku, sakit sekali, aku bahkan tidak bisa merintih karena mulutku disumbat penis pria lainnya. Live bokep “Iya sayang, yang rajin ya”, jawabku. Sial, dia adalah Alex, ia benar-benar datang menjemputku.Kupandangi kiri kanan, tidak ada yang memperhatikanku, kupandangi ke arah rumah, semoga Chelsea tidak mengetahuinya, aku pun masuk ke dalam mobil Alex. “Alex minta dua puluh juta, kami rasa itu tidak masuk akal untuk sekali main…”, jawab satu pria. “Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku. “Lepaskan aku…”, pintaku sambil menendangkan kakiku. “Hidup ini perlu kita jalani walau betapa beratnya, aku harap kamu bisa segera sembuh dan lebih tegar”, kata dokter itu setelah memberikan sebuah suntikan di lenganku.




















