Entah kenapa hari ini dia mengajakku bercanda yang berbau porno terus, dari pagi hingga siang hari.Sampai akhirnya ia bertanya begini, “Wan, kalau kamu punya istri suka yang buah dadanya besar atau sedeng-sedeng saja?”. Bokep Belum sempat aku rampung menikmati pemandangan ini, tiba-tiba ia melompat ke arahku dan mendorongku telentang di kasur, dengan cepat dia mencium bibirku. Kesempatan ini tidak kusia-siakan. Jujur saja aku masih berfikir bahwa ini cuma bercanda saja, sampai tiba-tiba di depan sebuah losmen, dia berkata, “Wan, disini ajah…, kayaknya losmennya bagus tuh”.“Deg!!”, jantungku terasa berhenti. “Aku Iwan”, aku sebut namaku juga, di situlah aku mulai punya teman bernama Gita. Dia tanya lagi sambil bercanda, “Kalo aku kasih kesempatan gimana?”.Aku jawab, “Yaa…, nggak aku sia-sia’in”.




















