Segera ku menuju kedepan Lita, dan tampaklah Buah dada Lita yg besar itu diputing coklatnya terlihat cairan putih kesukaanku,“biar aman, Subhan sedot dua duanya ya mbak”,“iya mas, saya mau sabunan…” Segera kedua buah dada itu kuremas, Lita tampak cukup kaget,
“mas, gak pernah nyusu ya? Bokeplive Beberapa menit kemudian, Lita tampak sudah menggelinjang, segera angkat pinggulnya, kini ia merunduk. Beberapa menit kami berjalan sambil berbincang bincang, tiba tiba anaknya itu menangis, Lita lalu mencoba menenangkannya, entah kenapa ia tiba tiba mengeluarkan buah dada kanannya, aku sempat terkejut.Lalu tampak lah buah dada besar dgn puting coklat itu, dan si bayi segera menyusu ke ibunya, aku hanya bisa geleng geleng.“Mbak, kok menyusui disini?”,“udah minta nih anakku, udah biasa orang sini mah” memang didesa ini tampak tidak begitu memperhatikan bagaimana orang orang memakai pakaian ataupun menutup aurat, tentu ini juga bagus




















