Ayu seperti orang yang sedang tak sadarkan diri. Setelah penisnya masuk, Faried pun menyentak-nyentaik batang kemaluannya lagi, semakin keras, semakin cepat dan bertenaga. Bokeplive Matanya memandang Ayu dengan tajam dan penuh harap.Ayu akhirnya tersenyum, ia mempererat genggaman tangan si sopir taksi. Faried juga menikmatinya dengan pikiran yang melayang meresapi rasa geli dan nikmat yang menjalari sekujur tubuhnya.Beberapa menit kemudian, Faried mengangkat badannya sekitar 45 derajat dan bersandar pada kepala tempat tidur Ayu. Ia merebahkan diri ke dalam bathtub dan Ayu dengan perlahan mengocok dan mengurut penisnya di antara busa-busa sabun dan air hangat. Ayu mendongakkan kepalanya dan mendesis-desis kenikmatan sambil menggoyang-goyangkan pantatnya.“Oooh Bang… kok jilatannya enak bangethhh!” kata Ayu di antara erangannya.Ayu mengurut dan mengocok penis itu makin cepat sambil mulutnya menghisap ujungnya.




















