Aku Abangih belum bisa menata kembali perasaanku. Bokeplive Abang, Miranda pengin Abang.. sekarang..”, Miranda tidak kuasa meneruskan kata-katanya. Celana dalamnya agak basah, dan sebuah rasa geli yang telah lama ia tak rasakan ternyata muncul di sana. Kami berdua terkulai dengan nafas memburu. “Ehmm.. Asmirandah meregang dan mengejang.Gerakannya terhenti di tengah-tengah, lalu Asmirandah terhenyak terduduk, dan menggelinjang bergeletar. Tanganku memelorotkan celana tidurku makin jauh, meremas batang tegang yang membara di bawah sana. Kedua kakinya terentang kejang. Tetapi, sebentar kemudian gerakan tanganku semakin cepat, bukan lagi mengusap tetapi menguyak-uyak. “Siapa..?”, ujarnya sedikit malas. Rupanya ia bergegas pulang sore ini karena ada janji dengan seseorang, begitu kata office boy yang dengan setia Abangih menungguku. Kamu mulai menggelinjang.. Asmirandah semakin banyak bergerak, menggeletar, menambah besar gelomAbang air di bak mandi. “Cuma mandi. Tapi ngomong-ngomong, presentasi-nya sukses lho, San. “Iyaa.. Pikiran terakhir




















