“Kenapa, Jen?” tanya saya ragu.“Aghh..” saya terhenyak sedikit ketika ia mencolek kemaluan saya. Rasa cinta dan kagum bercampur dengan haru dan terimakasih berkecamuk di dada saya. Bokep Saya duduk di sisi ranjang, wajah saya tepat menghadap ke dua putingnya. Tiba-tiba Jenny berhenti. Lambat laun, rasa takut saya mulai hilang, berubah jadi rasa persahabatan. Sepasang mata paling mengerikan dan paling tajam yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya. Namun ada seseorang lagi bersama dua orang centeng itu. “Von, susu kamu indah sekali.” bisiknya dengan suara setengah merintih. Namun ada seseorang lagi bersama dua orang centeng itu. “Von..” ujarnya lirih. Saya kira tidak akan ada pria ataupun wanita yang tidak mencuri pandang ke arahnya saat berada di tempat umum. Wanita Asia yang kerja untuk Mafia itu!




















