Inimu mantep dan enak,” kata Pak Ilham sambil mencengkeram dan meremas gemas memek Bu Lastri.“Saya kan sudah melayani bapak beberapa kali. Kok jadi seperti ini lagi,” kata Bu Lastri ketus. Bokeplive Ayolah aku sudah pengen banget,” ujar Pak Ilham menghiba.Entah karena nafsunya sudah sampai ke ubun-ubun, penolakan Bu Lastri tidak membuat Pak Ilham surut langkah. Padahal letak kamar mandi berada tak jauh dari ruang kantin.Secepatnya aku berusaha keluar dari ruang kantin. Tetapi terlambat. Padahal aku tahu Bu Kantin sama sekali tidak memiliki kendaraan. Akses masuk ke ruang kantin tidak berpintu dan letaknya bersebelahan dengan kamar Bu Lastri. Kalau tidak, pasti bakal ketahuan kalau aku yg telah mengambilnya tanpa ijin. Tetapi hanya sepintas karena tertutup tubuh Pak Amwar yg berdiri di antara paha Bu Lastri yg mengangkang.




















