Tdk berhenti sampai di situ, kemudian ia baringkan tubuh lemasku di atas tubuhnya sehingga pantatku tepat berada di atas k0ntolnya. Ah.. Bokep live Mau nggak jadi tentara?” tanya pamanku masih sambil menggosok-gosokan bedak di tubuhku.“Nggak tau ah, gimana entar aja.” jawabku sambil agak ketawa, habis geli banget diraba-raba sama Mas Tono.“Sebentar yah!” Mas Tono beranjak dari ranjang menuju pintu kamar kemudian menguncinya.“Kalo kamu jadi tentara nanti badan kamu bakal kebentuk seperti paman. Siapa tahu menang.., pikirku.“Taruhannya apa? Nggak mau..!” ujarku sambil membalikkan tubuhku.Bisa-bisa aku telanjang kalau dalam sepuluh game itu aku kalah terus, pikirku dgn sebal. Sebuah k0ntol berukuran besar yg teracung berwarna kemerahan dan di sekitarnya nampak bulu-bulu halus kini terpampang di depanku. Ssh.. Tp kemudian..“Pantat Mas Tono juga pegel nih, pijit yah!” pintanya lagi.“Iya.” jawabku singkat.




















