“Eeehhh…†desahnya. Akhirnya dengan wajah memohon ia berkata, “Buka dong kacanya..†Segera aku sadar dengan keadaan dan refleks membuka kaca jendelaku. Bokeplive Ia tidak menolak ketika aku membuka BH-nya, demikian juga ketika aku melepaskan kimononya melewati kedua tangannya. Dalam setiap antrian mobil yang cukup panjang terlihat ada gadis-gadis penjaja minuman berenergi. Aku malah balik bertanya, “Kamu ngapain kerja di sini?†“Mom, kita kan masih perlu sekretaris, kenapa tidak dia aja kita coba.†“Ya, boleh ajaâ€, jawab istriku. Kini kami sama-sama telanjang, tak satu helai benang pun yang tersisa. Tampak ia agak kikuk, kurang menguasai keadaan ketika aku menolehnya. Ia mendesah, “Eeehhh..†Tatkala kukulum puting susunya, badannya refleks bergerak-gerak, desahnya pun semakin jelas terdengar.




















