“Kangkangin dong, aku pengen lihat lebih jauh!” katanya lagi. Bokeplive Saya sampai meremas sendiri dua susu saya untuk menambah kenikmatan, hingga semuanya sempurna. Tidak pernah ada orang yang membuat saya merasa begitu aman, tenang, nyaman, dan membuat saya merasa begitu dicintai dan dikagumi. Jennyy.. Singkat cerita, kami mengobrol panjang lebar di kafe itu. Kami berbagi kehangatan dengan sangat mesra pagi itu, dan kejadian itu sempat terulang beberapa kali lagi di hari-hari setelahnya, sampai kemudian saya mendapati apartemennya kosong dan teleponnya tidak diangkat. Matanya meredup dan bibir basahnya berbisik agar saya kembali naik ke ranjang. Sejenak sebelum menutup pintu, si wanita sempat melirik ke arah saya dan mengerdipkan mata kanannya, seolah memberikan satu isyarat yang saya tidak pernah mengerti.Setelah malam yang menegangkan itu usai, liburan tiba, dan semuanya berjalan biasa-biasa saja.




















