Sekian. Bokep Jadi tidak perlu aku ceritakan dengan Indah.Keesokan harinya aku sudah mulai bekerja sebagai asisten dokter itu. Aku memang harus merubah penampilan cupuku,“eh lama sekali..aku udah nerveous nih…” ucapku“udah biasa aja kali, yang pasti kamu di terima deh soalnya aku udah bilang sama Pak Hendry kalau kamu temanku…”“aaahh masa sih makasih ya Indah…”jawabku dengan lugu.Akhirnya aku masuk ke ruangan tepat pukul 2 siang, Indah tidak menemani ku karena dia harus ke kota mengambil obat di gudang. Tampak wajah Pak Hendry lega,
“aaaaaaaaahhhhhh…….” Ucap pak Hendry.Setelah itu aku membersihkan tubuhku dan memakai pakaianku kembali. Aku setiap hari menelfon dia, katanya sih ada beberapa yang melamar. Pada akhirnya ada salah satu temanku yang menghubungi aku,“halo…Ratih apa kabar?”
“ini siapa ya?”“eh kamu lupa ya sama aku, aku Indah teman kuliah kamu…”“oh iya Indah hp aku hilang semua kontak nya jadi aku




















