ndak apa lah pak?” jawabku. Bokeplive Kemudian ia diam… Aku… pun diam saja saat itu, hingga sampai di rumah. Dan pagi jika ia datang untuk mengantarku rasa itu jadi senang dan seperti kasmaran. Atas saran dan bantuan seorang orang pintar di tempat rekan kerjaku itu, kini aku telah terbebas dari guna-guna Pak Ramzy. Tanpa ada kata2 ia genggam jemariku saat itu, aku merasa tenang seperti gadis remaja dengan pasangannya. Tetapi aku tak berontak. Setiap hari aku kekantor kadang diantar Mas Hendarto dan kadang aku nyetir sendiri.Suatu saat aku pulang kantor dan mau kerumah, aku tanpa sengaja menyerempet sebuah sepeda yang dikemudikan oleh seorang lelaki paro baya. Aku mersakan perih dan ngilu pada selangkanganku karena kejantanan Pak Ramzy panjang dan besar juga.




















