Buat apa pacaran sama sesama cleaning service, pikir Umi, nggak ada kemajuan. Bokeplive Gak pake otak!”“Ampun Pak… ampun… sumpah saya nggak sengaja… bukan maksud saya ngerusak kerjaan Bapak… maaf…” Umi hampir menangis karena ketakutan dan panik.“Maaf, maaf? “Auww!” PLAK! Sebagian besar karyawan sudah pulang. Ketika Umi sadar dan berhenti bergerak, Pak Ramses langsung menarik kepalanya mendekat dan berbisik,“Hayo! Umi tidak mampu melawan dan hanya bisa pasrah ketika bajunya dilucuti. Pintu lift terbuka di lantai 4, dan Umi keluar meninggalkan Karman yang masih berusaha mengajak Umi pulang bareng. Kalau kau gigit, kusodok pantatmu dengan gagang sapu itu.”Umi mematuhi kata-kata Pak Ramses dan sambil berusaha menahan keinginan untuk muntah, memasukkan penis Pak Ramses ke dalam mulutnya. Umi meringis ngeri ketika setelah serangkaian kemplangan dari Pak Ramses berhenti, dan dilanjutkan dengan gerayangan jari Pak Ramses ke balik celana dalamnya.




















