Kadangkala kami tertawa bersama. Kira-kira 6-7 semprotan kukeluarkan, dilahap habis oleh Kiko. Bokep Si Jendral masuk lagi dari belakang. Masih memakai pakaian dalam lengkap. Sementara Kiko memakai kaos kebesaran dengan celana pendek tidur berbahan sutra hitam. Wah ada Doraemon, aneh, sepagi ini ada siaran kartun. Palkonku mulai menyentuh labia minora Makiko. Satu tangannya meraih ke belakang menjambak rambutku. Wah masih belum tune, sebab yang keluar hanya suara desis dari mulut Kiko yang lama-lama keenakan. Lembut kukecup bibir Kiko yang merekah. Nah, kawan-kawan, cewe yang punya kebiasaan begini, oralnya pasti oke, sebab palkon kita mereka anggap dot. Tetapi ya, mana tahan sih? Akhirnya kami berjalan berpelukan menembus udara dingin fajar Osaka. Kiko tampaknya tidak sabaran juga, kaosnya yang longgar langsung dilepas, lalu BH-nya. Lebih baik besok senin dimarahi sama boss daripada melewaktan kesempatan emas, hehehe.




















