Tergolong soal kuliahnya yang baru mulai di semester pertama.Tapi sejak pagi itu, sejak Prima nyelonong ke dalam kamarku serta memergokiku cuma bercelana dalam saja itu, sikap Prima jadi tidak sama dengan biasanya. Tahukah ia bahwa hasratku mulai menggeliat, meski tahu bahwa ini tidak benar ? Live bokep Mungkin ia sedang menyaksikan sesuatu yang sangat mendebarkannya…entahlah. Lalu terdengar suaranya bergetar,
“Terima kasih Bunda…terima kasih….”
“Tapi seperti bunda bilang berkali-kali tadi…semua ini harus dirahasiakan, ya sayang,” kataku sambil mencolek-colek bibir dan hidung anak tiriku yang tampan rupawan itu. “Taulah…soalnya sejak saat itu kamu suka bermurung-murung dan jarang bicara.”
“Iya Bunda…tebakan Bunda benar…”
“Nah…sekarang bunda mau diapain kalau sudah begini ?” tanyaku sambil menciumi pipinya. Lalu kutandatangani tanda bukti pengiriman dari perusahaan ekspedisi itu.Prima tetap berdiri di ambang pintu kamarku, lalu kuserahkan kertas itu padanya.




















