Setelah bekerja sekitar 1bulan aku tidak diperkenankan memakai hijabku lagi dengan alasan pekerjaanku di front office. Dan dengan berat hati terpaksa aku harus melepas hijabku yang sudah kupakai semenjak SD itu. Bokep Tapi 3 orang laki-laki tadi dan bosku sering membicarakanku di belakang Viko yang paling aku khawatirkan karena dilihat dari tatapan matanya seakan ingin memangsaku.Bosku mengajak kami makan malam di restoran yang glamor dengan lampu kelap-kelip dan banyak musik bising yang aku tak pernah dengar. Restoran itu lebih terlihat seperti club malam yang berisikan wanita-wanita seksi dan kumpulan laki-laki mesum. tapi memang benar adanya aku sakit khususnya dibagian vaginaku. Dan dengan berat hati terpaksa aku harus melepas hijabku yang sudah kupakai semenjak SD itu. Saat aku berusaha meronta tiba-tiba “Plaaakkkk” tangan Viko yang satunya mendarat tepat di pipiku.“Diam kamu…kamu nurut aja atau mau aku bunuh dan




















