“Pejuh itu seperti santan yang sering bikin memiaw kita basah lho” Jawab Tuti. “Nggak apa-apa kok.. Bokeplive Tuti tertawa. Gadis itu mengerang dan menggeliat-liat ketika lidah Tuti menjalar membelai liang memiawnya. Begitulah keadaan restoran dikota kecil, pagi buka sampai jam 3 sore lalu tutup dan buka kembali jam 7 malam. laki-laki itu kalau melihat perempuan pikirannya langsung ingin ngewe” kata Tuti tanpa merasa risih berkata kasar. Banyak orang dikampung yang diam-diam mengetahui sejarah kelam Tuti dan banyak juga yang mencoba hendak memanfaatkan dia. Shanti mempunyai rambut yang panjang sampai dadanya, berwarna hitam, tubuhnya seperti layaknya gadis kampung seusianya. Ja.. Anu.. Shanti baru saja selesai menyapu lantai. Enaak banget Shan, apalagi kalo yang ngewein kita pinter” jawab Tuti seenaknya. Gadis itu merasakan keanehan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. “Oh enak banget Shan, rasanya hangat dan licin, apalagi kalo




















