Yah.. Pikir sendiri? Bokeplive Karena keenakan ngomong jadinya kelepasan kalo saya sering main di warnet klub. Bukan main gugupnya aku, darahku menjadi mendidih, panasku seakan naik 100 derajat, tanganku gemetaran dan keringatku menguap karena kepalaku jadi sepanas tungku api. “Lagipula itu mungkin termasuk kendala seorang pemula ya Om”, ujarku lagi. Celingak-celinguk memeriksa orang-orang disekitarku. Haruskah aku jadi pengecut terus. hhm..” Keringatku bercucuran tanda panik, lagipula tempat ini begitu sempit sehingga phobiaku kambuh, kalau begini terus aku bisa pingsan. ah.. he-he..”
Belum terlalu tua katanya, aku pikir dia sudah mapan untuk berkeluarga. “Tolong berdiri agar saya bisa melihat kamu”
Ternyata ia juga menyadari kalau saya ada di ruangan yang sama dengannya. “Lagipula itu mungkin termasuk kendala seorang pemula ya Om”, ujarku lagi.




















