kenapa melihat begitu!” pertanyaan Bik Miatun membuyarkan lamunanku“Eh.. Aku tahu kok, aku tadi sempat menguntit kamu, aku penasaran jangan-jangan kamu melakukan seperti kemarin ee..nggak taunya benar,” kata Bik Miatun“Hah..? Bokeplive Aku terkagum-kagum dengan rumah juragan baruku ini, disamping rumahnya besar halamannya juga luas. Sialan aku lupa ngunci pintunnya, gerutuku sambil cepat-cepat pergi.Esoknya usai aku menyiram taman, aku bermaksud ke belakang untuk mematikan kran, tapi karena ada Bik Miatun mencuci kuurungkan niat itu.“Kenapa kok kembali?” tanya Bik Miatun.“Ah.. jadi Bibik mengintip aku?” tanyaku sambil menunduk malu.Tanpa banyak bicara aku langsung pergi.“Lho.. Sini saja nemani Bibik mencuci, lagian kerjaanmu kan sudah selesai, bantu saya menyiramkan air ke baju yang akan dibilas,” pinta Bik Miatun.Akhirnya akupun menuruti permintaan Bik Miatun. Aku baru sadar saat Bik Miatun menegurku,“Ayo..




















