Aku memekik dan mulai menangis. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Erik.“Terima kasih..Erik.” Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Live bokep “Sempurna” katanya dingin. Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. Erik bergeser ke sampingku. Aku hanya bisa terdiam terpaku. Itu namaku. Celana dalamku juga akan dilepasnya. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Aku tidak percaya bahwa aku menyaksikan itu semua. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. “Hhhmm.. Aku senang sekali, karena Erik telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5.




















